Wisata Danau Cibeureum Bekasi, Oase di Kawasan Metropolitan

Wisata Danau Cibeureum Bekasi, Oase di Kawasan Metropolitan
Foto: Christian Andrianto

 

Siapa sangka, Bekasi yang terkenal sebagai kawasan industri dan perumahan, ternyata memiliki wisata alam yang mempesona. Ya, keindahan Danau Cibeureum Bekasi ini mampu menarik wisatawan untuk datang.

Danau yang terbentuk secara alami tersebut memiliki panorama yang eksotis, terutama bila dinikmati saat senja. Airnya yang tenang serta semilir angin yang tak henti berhembus merupakan kombinasi yang sempurna untuk bersantai.

Meskipun pengelolaan wisata danau masih sederhana, Danau Cibeureum tidaklah terlalu buruk sebagai tempat melarikan diri dari kesibukan dan bisingnya perkotaan.

 

Keindahan Danau Cibeureum Bekasi

Danau Cibeureum memiliki luas sekitar 2 hektar. Sebetulnya, Danau Cibeureum menempati di dua desa, yaitu Desa Lambangjaya dan Desa Lambangsari. Keduanya masih di Kecamatan Tambun Selatan.

Dengan debit air yang melimpah, danau ini seperti oase di kawasan Bekasi yang cukup panas dan kering. Ditambah lagi dengan adanya pepohonan yang hijau mengitari danau, membuat kawasan ini tampak asri dan alami.

Di tengah danau terdapat gundukan tanah lengkap dengan rerumputan dan satu pohon yang rindang. Keberadaan gundukan tanah ini mirip pulau yang dikelilingi air tawar.

Pulau kecil ini membuat danau makin sedap dipandang. Tak heran bila pengunjung memotret danau pasti mengarahkan kameranya ke pulau kecil tersebut.

Saat senja tiba, panorama sekitar danau makin eksotis. Langit yang kemerahan memantul di permukaan danau membuat suasana menjadi lebih dramatis. Waktu inilah yang ditunggu-tunggu pengunjung. Mereka akan menikmati langit senja beberapa saat sebelum pulang.

Tak heran bila Danau Cibeureum menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang malas mencari hiburan ke luar kota. Memandang hamparan air yang luas sudah cukup membuat hati merasa senang.

 

Wisata Danau Cibeureum Bekasi, Oase di Kawasan Metropolitan
Foto: I Made Suryadi

 

Memasuki lokasi wisata tidak dipungut biaya alias gratis. Meski begitu, tetap disediakan fasilitas yang memadai untuk wisatawan.

Wisata danau buka setiap hari. Pada akhir pekan pengunjung yang datang makin banyak. Dan akan bertambah ramai ketika memasuki musim liburan, seperti libur tahun baru atau lebaran.

Kawasan danau juga menjadi tempat favorit komunitas pecinta gowes. Tanah merah yang ada di pinggir danau merupakan trek yang sempurna untuk menyalurkan hobi mereka.

Bagi yang hobi memancing, kamu bisa jalan-jalan sekaligus membawa peralatan memancing. Danau Cibeureum memang menjadi tempat pemancingan. Di sini ada berbagai macam ikan air tawar, seperti mujair, nila hingga ikan gabus.

 

Baca juga: Kolam Renang Galaxy Tirtamas Bekasi: Tiket Masuk, Wahana dan Alamat

 

Fasilitas

Seperti pada umumnya tempat wisata, di lokasi danau terdapat fasilitas yang dapat dimanfaatkan pengunjung. Antara lain area parkir untuk mobil dan motor.

Juga ada saung untuk istirahat, toilet, kios oleh-oleh dan warung makan. Bagi yang membawa sepeda motor, dapat diparkir di depan warung. Syaratnya pengunjung harus makan disitu.

Wisata Danau Cibeureum Bekasi, Oase di Kawasan Metropolitan

 

Lokasi

Danau Cibeureum terletak di Desa Lambangjaya, Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat. Berdampingan dengan perumahan elit Grand Wisata.

Akses menuju lokasi wisata cukup mudah dijangkau. Jika pengunjung melalui Tol Jakarta – Cikampek, maka keluarnya di Pintu Tol Tambun. Dan jika menggunakan Jalan Inspeksi Kalimalang masuk melalui Jembatan Grand Wisata yang ikonik tersebut.

Kemudian perjalanan dilanjutkan ke arah Grand Wisata. Ikuti jalan utama sampai mentok di pertigaan. Lalu belok kiri melalui Jalan Grand Lake Boulevard. Tak jauh dari pertigaan, berjumpa dengan Jalan Cibeureum di sebelah kanan. Masuk ke Jalan Cibeureum tibalah di lokasi wisata danau.

Untuk memudahkan navigasi, selalu gunakan bantuan aplikasi Google Maps.

 

Foto: I Made Suryadi

 

Menuju Danau Cibeureum dapat dilakukan dengan sepeda motor, mobil pribadi maupun angkutan umum. Jika menggunakan kendaraan umum maka turunnya di Jembatan Grand Wisata. Dari jembatan itu, perjalanan dilanjutkan dengan ojek.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *